panduan cara membaca lampu indikator sepeda motor atau malfunction indicator lamp [ MIL ]

https://informasiniye.blogspot.co.id/
Perbedaan antara motor injeksi dengan motor yang menggunakan karburator ialah adanya Lampu Indikator Motor atau Malfunction Indicator Lamp (MIL) pada panel spedometer. Dalam berbagai buku petunjuk manual, terdapat keterangan bahwa sebelum menyalakan mesin dianjurkan untuk menunggu lampu ini padam dulu.

Itu adalah fungsi lampu sensor sendiri. Jika indikator mati, memastikan bahwa tidak ada parts motor sistem injeksi yang bermasalah dan kondisi motor dalam keadaan normal, tapi jika lampu injeksi menyala terus dan terus berkedip. Maka dapat dipastikan ada masalah pada motor tipe injeksi dan perlu segera diperiksa penyebab lampu indikator injeksi menyala.

Motor jenis injeksi menempatkan sistem sensornya hampir di seluruh bagian. Jika terdapat kerusakan atau masalah pada komponen motor sistem injeksi, maka akan ada pemberitahuan dari kedipan sensor indikator. Kedipan indikator motor mempunyai arti yang berbeda-beda.

Durasi kedipan lampu yang berbeda menandakan adanya masalah di komponen yang berbeda pula. Letak lampu ini berada di bagian panel speedometer setiap motor, tanda kedipan lampu akan terihat selama 2 detik pertama. Saat kunci kontak dalam posisi ON.

Kode Lampu Indikator Motor Injeksi

Jumlah kedipan Lampu Indikator ini juga beragam dan banyak sekali, tergantung sensor komponen yang bermasalah. Untuk memperbaiki atau mendeteksi arti dari kedipan MIL biasanya bengkel resmi menggunakan alat servis motor injeksi bernama Scanner atau Diagnostic Tools.

Alat tersebut hanya dimiliki oleh bengkel resmi atau bengkel-bengkel besar, serta memiliki mekanik yang sudah berpengalaman. Lampu indikator tersebut terdapat pada semua motor injeksi,

Perlu diketahui jika lampu indikator injeksi berkedip, menunjukkan adanya kerusakan pada perangkat elektronik motor ternyata memiliki sebuah ritme, sebagian besar menganggap kedipan lampu sensor indikator antara awal sampai akhir sama saja.

Hal itu ternyata salah, jika kita teliti dan lebih jeli, ternyata lampu sensor indikator tersebut memiliki lama atau durasi nyala yang berbeda beda. Kedipan lampu yang berbeda tersebut hubungannya sama nilai patokan sebuah kerusakan yang berbeda pula.

Ada 2 jenis kedipan penyebab lampu indikator injeksi menyala:

Kedipan Panjang: kurang lebih 1,3 detik yang berarti 10.
Kedipan Pendek: sekitar 0,3 detik yang berarti 1.

Jadi, semisal terjadi kedipan panjang 2 kali dan kedipan pendek 7 kali maka nilai MIL nya adalah 27, jika ditemukan lebih dari kerusakan maka Error System atau pemberitahuan antara satu MIL dan berikutnya ada jeda kurang lebih 3-5 detik.

Berikut daftar kode kedipan lampu indikator pada motor injeksi. 


1- Kedipan: Sensor MAP (Manifold Absolute Pressure).

Kode ini memastikan motor mengalami kerusakan pada Manifold Absolute Pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold.

7 Kedipan: Sensor EOT atau ECT (Engine Oil /Coolant Temperature).

Apabila kode ini muncul, Engine OilTemperatura atau Engine Coolent. Temperature mengalami gangguan, gangguan ini menyebabkan sistem pembakaran tidak bisa bekerja secara maksimal yang berimbas pada pemborosan bahan bakar.

8 Kedipan: Sensor TP (Throttle Position).

Kode ini menunjukkan terjadinya gangguan pada sensor Throttle Position, kerusakan pada sensor tersebut menyebabkan pemborosan bahan bakar dan sulit dihidupkan.

9 Kedipan: Sensor IAT (Intake Air Temperature).

Dipastikan Intake Air Temperature mengalami gangguan, IAT sendiri bekerja dengan cara mendeteksi suhu udara yang melewati throttle body, kemudian mengubah suhu menjadi sinyal listrik yang dikirim ke ECU. Dengan adanya sensor IAT jumlah bahan bakar yang diinjeksikan akan selalu pada tingkat yang optimal.

12 Kedipan: Sensor Injektor.

Kode ini menunjukkan Injector sepeda motor mengalami masalah, gangguan jenis ini biasanya menyebabkan motor tak bisa dinyalakan.

21 Kedipan: Sensor O2 (Oxigen sensor).

Gangguan sensor O2 akan diproyeksikan melalui kode ini, sensor ini befungsi untuk mendeteksi gas buang terhadap gas-gas beracun dan kondisi pembakaran mesin.

29 Kedipan: Sensor IACV (Intake Air Cut Valve).

Idle Air Control Valve merupakan komponen yang membantu dalam penyalaan mesin, apabila kode ini muncul, dipastikan IACV mengalami gangguan.

33 Kedipan: ECM (Engine Control Module).

Apabila mengalami kode ini, dipastikan sepeda motor tidak akan bisa menayala, pasalnya kode ini mengindikasi bahwa terjadi gangguan pada ECM (Engine Control Module) yang merupakan otak dari seluruh pengaturan sistem injeksi.

54 Kedipan: Sensor BAS (Bank Angle Sensor).

Kode ini menunjukkan terjadi kerusakan pada sensor Bank Angle, sensor ini berfungsi mematikan tenaga ketika mesin mengalami kemiringan mencapai 60 derajat.

12 Kedipan: Crankshaft Postion Sensor (tidak ada sinyal normal yang diterima dari sensor ini).
13 Kedipan: Intake Air Pressure Sensor (open atau short circuit).
14 Kedipan: Intake Air Pressure Sensor.
15 Kedipan: Throttle Position Sensor (open atau short circuit).
16 Kedipan: Throttle Position Sensor (macet atau lengket).
21 Kedipan: Coolant Temperature Sensor (open atau short circuit).
22 Kedipan: Intake Air Temperatur Sensor.
30 Kedipan: Lean Angle Sensor (macet atau rusak).
33 Kedipan: Ignition Coil.
39 Kedipan: Fuel Injector (open atau short circuit).
41 Kedipan: Lean Angle Sensor.
44 Kedipan: Pembacaan dan penulisan pada EPROM eror).
46 Kedipan: Suplay power ke sistem fuel injection tidak normal.
50 Kedipan: Kerusakan memory.
11 Kedipan: Sensor main throttle tidak berfungsi.
12 Kedipan: Sensor tekanan udara inlet tidak berfungsi.
13 Kedipan: Sensor temperatur udara inlet tidak berfungsi.
14 Kedipan: Sensor temperatur air inlet tidak berfungsi.
21 Kedipan: Sensor crankshaft tidak berfungsi.
24 Kedipan: Sensor kecepatan tidak berfungsi.
31 Kedipan: Sensor Vehicle down tidak berfungsi.
32 Kedipan: Model TH atau EUR, sensor subthrottle tidak berfungsi.
33 Kedipan: Sensor oksigen tidak aktif.
41 Kedipan: Injector tidak berfungsi.
46 Kedipan: Relay pompa bahan bakar tidak berfungsi.
51 Kedipan: Koil pengapian tidak berfungsi.
56 Kedipan: Relay kipas radiator tidak berfungsi.
62 Kedipan: Model TH atau EUR, aktuator katub subthrottle tidak berfungsi.
64 Kedipan: Katup pengganti udara tidak berfungsi.
67 Kedipan: Pemanas sensor oksigen tidak berfungsi.
12 Kedipan: CKP sensor.
13 Kedipan: IAP sensor.
14 Kedipan: TP sensor.
15 Kedipan: ET sensor.
21 Kedipan: IAT sensor.
23 Kedipan: TO sensor.
24 Kedipan: Ignition Koil.
32 Kedipan: Fuel injection.
40 Kedipan: ISC valve.
42 Kedipan: Ignition switch.
44 Kedipan: HO2 sensor.

Itulah daftar arti kedipan Lampu Indikator motor FI yang OtoBiker rangkum, jika ada kesalahan penulisan bantu kami untuk membenahi melalui kolom komentar yang telah kami sediakan. Terima kasih dan Keep Safety Riding.
Template by DSM