cara memberbaiki klakson sepeda motor yang tidak bumyi

http://informasiniye.blogspot.co.id/
klakson
Ada salah satu komponen, bagian kendaraan ( mobil atau motor ) yang sebenarnya cukup penting namun jarang diperhatikan pemakainya. Yaitu klakson.
Sebab banyak pengendara yang beranggapan, meski jalan tanpa klakson-pun tidak akan apa-apa.

Namun fakta menunjukkan, beberapa kecelakaan lalu lintas dapat terjadi karena tidak berfungsinya klakson ini. Bisa menabrak atau ditabrak.
Tapi yang lebih sering adalah kasus menabrak. Sebab dengan tidak adanya klakson, biasanya pengendara di depan tidak tahu jika di belakangnya ada kendaraan lain yang akan melintas ( terlebih jika pengendara yang di depan sembrono atau ugal-ugalan ).
Ketika kecelakaan telah terjadi, baru menyesal. Mengapa mengabaikan komponen “yang sepele” ini.

Para pengguna kendaraan jarang memperhatikan klakson, sebab dalam penggunaannya, klakson memang jarang sekali rusak. Sebab disamping pemakaiannya tidak terus menerus, benda ini juga tidak termasuk komponen kendaraan yang bergerak ( yang lebih berpotensi rusak ).
Namun demikian, seperti komponen lainnya, klakson tetap saja bisa ngadat atau tidak berbunyi.

Meski jarang terjadi, pada beberapa kasus klakson menjadi tidak berbunyi. Dan andaipun bunyi, bunyinya menjadi sangat lemah.
Kasus klakson tidak berbunyi dapat terjadi antara lain disebabkan :

- Baut pengatur plat metal klakson kendor
Baut pengatur plat metal klakson bisa kendor karena getaran terus menerus dari mesin kendaraan. Ketika baut kendor maka klakson akan lemah bunyinya atau tidak bunyi sama sekali. Sebab getaran ( vibrasi ) antara 2 metal di dalam klaskon tidak menghasilkan frekwensi yang tepat.

- Metal kontaktor kotor dan atau aus
Pada pemakaian yang cukup lama metal kontaktor bisa kotor atau aus. ( Yang paling banyak adalah kotor ). Kontaktor adalah tempat terjadinya hubungan arus listri ( DC ). Dimana pada saat klaskson dihidupkan akan terjadi percikan bunga api di kontaktor ini. Ketika digunakan terus menerus, percikan bunga api juga akan menimbulkan kerak atau kotoran. Kotoran inilah yang akhirnya menyebabkan tidak bunyi atau lemah bunyi, sebab arus yang masuk terhambat.

- Karena induksi pada Kawat lilitan klakson ( kawat lilitan lemah )
Meski pada penggunaannya klakson membutuhkan daya yang cukup tinggi, kasus induksi pada kawat (kawat lilitan lemah) agak jarang terjadi.
Tapi tetap bisa terjadi karena kawat terluka ( pernah dibuka sebelumnya ) atau karena umurnya yang memang sudah cukup tua, sehingga lapisan pelapis kawat sudah mulai terkelupas.
Terjadinya induksi dapat menyebabkan klakson lemah bunyi atau bahkan mati.

- Pada kasus paling parah, klakson mati total.
Hal ini bisa disebabkan karena kawat lilitan putus, kerusakan pada magnet, plat dan atau metal kontaktor yang patah.
Bila penyebabnya seperti ini, klakson tidak bisa diperbaiki sendiri, kecuali dengan mengganti bagian klakson yang telah rusak tadi.

Dengan memperhatikan sebab-sebab kerusakan klakson di atas, maka untuk memperbaiki klakson yang tidak bunyi atau lemah bunyi dapat dirunut dari sana.


Jika klakson tidak bunyi atau lemah bunyi, coba perbaiki sendiri dengan langkah ini :

1. Langkah pertama, lepas klakson dari dudukannya

2. Check pada baut pengatur plat metal
Jika kendor atau kurang pas. Atur kembali. Putar baut ke arah kanan atau kiri, sampai didapatkan posisi plat yang pas. Waktu menyetel baut pengatur, klakson harus selalu dihubungkan dengan arus listrik dari accu. Namun ketika melakukan langkah ini diindikasikan tidak ada arus yang masuk ( bisa diketahui dengan merasakan adanya getaran pada klakson ), berarti harus membongkar body klakson untuk mengecheck plat metal.

3. Buka semua baut pengikat body klakson.
Jika takut salah, tandai.

4. Setelah terbuka, check terlebih dulu metal kontaktornya.
Jika terlihat hangus atau memutih, itu berarti kontaktor tertutup oleh kotoran. Bersihkan dengan amplas halus. Setelah bersih pasangkan kembali klakson.
Cek, aliri dengan arus. Jika ada getaran, berarti penyebab klakson tidak bunyi adalah kotoran.

5. Tutup dan kencangkan baut pengikat klakson.
Aliri dengan arus. Jika klakson belum bunyi sesuai yang diharapkan, putar baut pengatur ( seperti langkah no. 2 ). Posisi plat metal klakson memang sangat peka ( harus benar-benar pas ) untuk bisa mendapatkan bunyi yang sesuai.
Untuk itu memang perlu kesabaran dalam melakukan langkah 1 sampai 5. Tapi jika mau mencoba pasti bisa. Hitung-hitung melatih kesabaran dan tes kemampuan.

Terlebih lagi upaya untuk memperbaiki sendiri klakson yang tidak bunyi ini cukup lumayan untuk menghemat pengeluaran dana. Sebab harga klakson saat ini cukup mahal, ratusan sampai jutaan rupiah.
Bahkan untuk perbaikan di bengkel pun tetap mencapai ratusan ribu.
Kecuali jika langkah 1 sampai 5 tadi terdapat indikasi tidak ada arus yang masuk, berarti ada kerusakan pada kawat dan atau pada magnet. Pada kasus ini klakson memang harus diganti.


Template by DSM